MAPIA DXPEDITION – IOTA OC-276 – ACCOMPLISHED

kemkominfo

 

Mapia DXpedition had been successfully accomplished 28 Oct at 00:00 UTC and now all team had been returned back safely to Jakarta at 30 Oct evening.

We would like to thankful for all amateurs radio who had been in contact with YB9Y. Propagation at the islands was not as good as expected due to weather issues but still we can made total almost 20.000 QSO. 

Tomorrow our log will be uploaded to ClubLog  and also some article about our activities during DXpedition will be published.

Hope to meet you again at another DXpedition. On behalf of all team members, we would like to give our great thankful for all amateurs radio all over the world, all sponsors and contribution from donations, and everyone who involve in this activity.

Articles of our DXpedition

FULL ARTICLE

Please find above link of our complete article about our DXpedition in Indonesian language. It’s still under preparation for English language version and will be available soon as well.

For some photos during DXpedition, please check in our gallery.

Thank you for visiting our blog.

D+7 & D+8 – 29 & 30 Oktober 2013

Day D+7, Selasa, 29/10/2013

Tim tiba di Biak pada pukul 09:00 dan langsung menuju ‘Wisma ORARI” di depan Kantor Bupati Biak yang merupakan staging area sebelum berpisahnya Tim Papua da Tim Jakarta. Setelah istirahat, pada pukul 19:30 di Hotel Agung dilakukan rapat evaluasi yang dipimpin oleh Ketua ORARI Daerah Papua John Resubun, YB9YZ.

Day D+8, Rabu, 30/10/2013

Pagi ini, Ketua ORARI Daerah Papua John Resubun, YB9YZ, OM Rony Latuperisa, YB9WR dan Ibu Rony Latuperisa YB9WJ, mengantarkan Tim Jakarta dari Hotel Agung ke Bandara Internasional Biak, Frans Kasiepo. Sebelumnya, pada pukul 06:00 WIT, para beliau juga telah mengantar keberangkatan ‘Tim Papua’ kembali ke Jayapura.

Tim meninggalkan Biak menuju Jakarta via Makasar dengan penerbangan Garuda pada pukul 09:55 WIT. Diperkirakan akan tiba di Jakarta pada pukul 13:00 WIB.

Setibanya di Jakarta, OM Dervin, PD9DX akan kembali menginap di kediaman OM Danu, YD1GCL, di Bekasi sebelum kembali ke negaranya pada tanggal. Sementara Ito-San, JA1PBV, akan melanjutkan perjalanannya ke Yogyakarta sebelum kembali negaranya.

Dengan demikian berakhirlah sudah pelaksanaan tugas “ORARI DX – Contest Team” kali ini. Laporan selengkapnya akan disampaikan kepada Pimpinan ORARI Pusat, ORARI Daerah Papua dan ORARI Daerah DKI Jakarta serta kepada Menteri Kominfo maupun para Pimpinan instansi yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini.

D+6 – Senin 28 Oktober 2013

Day D+6, Senin, 28/10/2013

Pagi ini Tim ORARI bersama masyarakat setempat dan para aparat Pemerintahan Sipil. Militer dan Kepolisian memperingati Hari Sumpah Pemuda di Halaman Kantor Desa Mapia. Di Pulau Brassi yang merupakan Pulau Terdepan ini dikumandangkan janji kita untuk Berbangsa satu Bangsa Indonesia, Berbahasa satu Bahasa Indonesia dalam ikatan persaudaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

         “Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa kita

Tanah air pasti jaya untuk s’lama-lamanya….”

Usai upacara, Triadi, YB0KVN berkesempatan untuk menyampaikan terima kasih Tim kepada Kepala Desa, Kepala Sekolah dan Danpos Marinir.

Usai sarapan mie goreng, tim tehnis mulai membereskan peralatannya, menurunkan antenna dimulai dari band yang sudah tidak bekerja. Seluruh anggota tim membereskan perlengkapan radio dan kemudian perlengkapan pribadinya. Tidak lupa membersihkan lokasi kegiatan yang akan ditinggalkan.

Kontes berakhir pada pukul 00:00 UTC atau pukul sembilan pagi waktu setempat (WIT). Pada pagi hari tadi, pukul 04:00 total perolehan Tim mencapai 17.871 QSO untuk IOTA dan 1277 untuk kontes.

Sebelum waktu kontes berakhir, sementara sebagian besar anggota tim membereskan perlengkapan, Tim kontest masih terus berupaya memanggil untuk menambah hasil perolehan kontes. Operator yang memulai, kali ini juga yang mengakhiri. Dervin PD9DX menutup QSO dengan mencatatkan nomor QSO: 1.288. Sementara pada log IOTA tercatat nomor terakhir adalah 17.891 QSO. Dengan demikian, total perolehan “ORARI DX – Contest Team” kali ini adalah19.179  QSO. Hal tersebut dikarenakan antara lain faktor propagasi, faktor alam yang di luar kendali kita sebagai manusia.

Akhir kegiatan IOTA & Contest kali ini ditandai dengan penyerahan satu perangkat radio ICOM IC-7000 kepada OM Rony, YB9WR, untuk selanjutnya digunakan di Sekretariat ORARI Daerah Papua.

Tiba saatnya untuk berpisah, Tim ORARI selesai berkemas menutup ekspedisinya dengan berdoa bersama, bersyukur atas keselamatan dan kebersamaan serta hasil yang diperoleh. Pamitan dengan masyarakat yang selama beberapa hari senantiasa menemani Tim ORARI di Pulau Brass.

Begitu mendapat informasi kedatangan kapal, dengan menggunakan kapal milik masyarakat, sortie pertama meninggalkan Pulau Brass. Mereka adalah Tim Logistik. Sortie berikutnya adalah Tim IOTA dan pada Sortie terakhir adalah Tim Kontes.

Tim logistik dengan rakit yang dibangunnya kembali harus memuat generator dan perlengkapan masak serta perlengkapan ekspedisi lainnya seperti antenna yang dikemas dalam pipa pralon, kabel transmisi yang dibungkus karung plastik dan perlengkapan listrik yang dikemas dalam peti kayu.

Dalam situasi normal, penumpang naik kapal menggunakan tangga yang ada di samping kapal. Namun bila tidak dimungkinkan lagi karena gelombang yang tinggi, maka hanya barang2 yang dimuat dengan bantuan crane kapal, dan para penumpang masuk lewat celah/ lubang yang ada di belakang kapal.

Perjalanan kembali sejauh 400 Km dari Pulau Brass ke Pelabuhan Biak kali ini diperkirakan akan ditempuh selama 19 jam.

SELAMAT TINGGAL PULAU BRASS… CUAGN n 73…BYE.

D+5 – Minggu 27 Oktober 2013

Day D+5, Minggu, 27/10/2013

Hari ketujuh atau bersamaan dengan hari kedua kontes, keberuntungan masih belum berpihak kepada tim. Sampai dengan pukul 06:38 WIT, Total perolehan IOTA baru mencapai 16.739 QSO dan Contest baru mencapai 625 QSO. Menjelang pagi tadi, YB0ECT dan YD1XUH masih pada posisi 18 & 10 MHz CW.

Setelah sarapan nasi goreng dan telur dadar, perjuangan dilanjutkan dengan komposisi: YC1KAF @24 MHz CW, YB1KAR @28 MHz CW. Sebelumnya ada juga YC1CWK @18 MHz CW dan JA1PBV @18 MHz CW.

Sementara pada Contest section, YB0JS, YB0AZ, PD9DX dan YD1JZ terus berupaya dan sampai dengan pukul 09:00 WIT mencatatkan 736 QSO. (IOTA section: 16.897 QSO). Temperatur 30°C dengan kelembaban 70%.

Menu makan siang kali ini Nasi + ikan bakar dan sayur labu.

Menjelang tengah hari, YD1JZ, YC1KAF dan YB1CCF dengan mode CW pada freq 24, 28 & 18 MHz. Bersama YD1GCL pada 28 MHz RTTY, JA1PBV juga dengan mode yang sama pada14 MHz.

Untuk Contest, YB0AZ mencoba keberuntungannya pada 21 MHz.

Tepat pada waktu 6×24 jam pelaksanaan IOTA, bertepatan dengan pukul 13:45 WIT, total perolehannya adalah 17.054 QSO dan pada Contest section diperoleh 966 QSO.  Temperatur 31°C dengan kelembaban 71%.

Kegembiraan menggunakan telepon dan berkirim sms hari ini masih harus tertunda kembali. Teknisi menemukan adanya kelainan pada sambungan satelitnya. Untuk itu kembali harus dihubungi kantor pusatnya di Jakarta untuk mendapatkan arahan perbaikannya. Hubungan dilakukan Triadi, YB0KVN via YB0ZZ pada frek 14 MHz. Selama kegiatan YB9Y berlangsung YB0ZZ dengan operator Hudi, YC0BIK dan Andi, YC0WBY, senantiasa stand by di Kantor Radio 103.4 DFM Jakarta. Just in case.

Malam ini, usai makan malam dengan menu Sardines hasil olahan OM Gjelani cs. + telur mata sapi dan sambel kecap, OM Ronny sudah mengatur penyiapan packing agar besok pagi dapat dilakukan transfer dari Pulau ke Kapal sesuai jadwal dan kita bisa kembali ke Biak sesuai rencana.

Hasil perolehan sampai pukul 24:00 WIT adalah 19.045 QSO (IOTA: 17.802, Contest 1.243).

D+4 – Sabtu 26 Oktober 2013

Day D+4, Sabtu, 26/10/2013

Memasuki hari ke-enam ORARI IOTA OC-276 DX-pediton. Bertepatan dengan hari pertama CQ WW Contest 2013. Ruangan operator dibenahi untuk memberi prioritas pada pencapaian hasil kontes yang akan berlangsung 48 jam mendatang.

Sarapan pagi ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan HUT ke 57 OM Yoyon Suryana, YB1CCF. Our Master Chef Gjelani, YB1GJS, sudah menyiapkan nasi kuning semua siap-siap menyantap. Tapi … “Kita doa dulu ya”… Usai doa, ibu Ronny datang membawa piring setangkup dan berkata  “maaf kami hanya punya sedikit hadiah”.. dan tepung yang ada dipiringpun berpindah ke kepala OM Yoyon … “Surprise!”… Selamat ya OM.

Fasilitas telepon yang pernah kami rasakan sehari, ternyata belum bisa dipulihkan oleh para tehnisi kontraktor Telkomsel. Triadi, YB0KVN pun masih harus menyampaikan berita kepada Andy, YC0WBY dan Hudi, YC0BIK di Jakarta untuk disampaikan kepada operator satelit Metrasat di Jakarta, vise-versa.

Kontes dimulai pada pukul 09:00 WIT, persiapan dilakukan secara seksama oleh YB0AZ, YB0JS dan YB1GJS serta YD1JZ. Panggilan dimulai oleh Suryadi, YB0JS dan dalam tempo 45 menit pertama, 100 QSO terlampaui. Pukul 11:00 WIT OM Suryadi digantikan oleh OM Dervin pada posisi 190 QSO.

Pukul 12:00 WIT, diawali dengan angin kencang dan basah, hujan turun disertai angin kencang. Setelah satu jam jeda operate, hujan reda dan kami back to business… Makan siang dengan sup kacang merah ….

Sementara Contest Team yang terdiri atas YB0JS, YB0AZ, YC1CDV dan PD9DX berkonsentrasi untuk mengatasi propagasi di sore dan malam hari, IOTA Team tetap mengudara pada CW mode.

Sampai dengan waktu makan malam ini, pencapaian QSO untuk IOTA sudah mencapai 16.302 QSO dan Contest Team mencapai 380 QSO.

Pada master computer tampak yang masih produktif saat ini (20:15) adalah YC1KAF @7 MHz CW, YD1XUH @10 MHz CW dan YB1KAR @3.5 MHz CW.

D+3 – , Jumat 25 Oktober 2013

Day D+3, Jumat, 25/10/2013

Sejak waktu subuh, hujan disertai angin kencang merata di sekitar Pulau Brass. Hujan masih gerimis sampai dengan saat ini (09:05 WIT). Kami semua berharap seusainya hujan propagasi akan membaik. Total perolehan adalah 11.743 QSO.

Tadi pagi, sampai dengan pukul 03:00 WIT, Dervin, PD9DX masih bekerja pada 14 MHz USB, dilanjutkan  Joz, YD1JZ pada CW mode dan kemudian Terry, YC1KAF. Sebelumnya  Joz juga bekerja pada 10 MHz CW bersama Edi, YD1XUH.

Heri, YB1KAR 1.8 MHz CW juga mencatatkan QSO yang signifikan. Sementara Joz pada 10 MHz CW dan Terry di 14 MHz CW.

Setelah shalat subuh, Gjelani YB1GJS langsung bekerja pada 14 MHz SSB dan YB0ECT pada 10 MHz CW. Sementara Kang Heri mencoba keberuntungannya di 7 MHz CW.

Setelah sarapan YC1CDV, YB0TSU dan JA1PBV bergabung.

Selama kegiatan berlangsung, juga dilakukan knowledge sharing dan penerapan tehnis kegiatan amatir radio dari “Tim Jakarta’ kepada ‘Tim Papua’. Pada hari pertama saja, Beno, YC9XVD telah berhasil mencatatkan beberapa QSO di bawah bimbingan YB0AZ.

Selain QSO, teman-teman ORARI Daerah Papua juga belajar mengenai hal-hal tehnis antenna dan penggunaan software dalam pelaksanaan komunikasi amatir radio, khususnya dalam kontes internasional

Hujan masih berlangsung sampai saat ini (09:30 WIT). Para operator sedang terus  mencoba keberuntungannya. So far yang berhasil adalah OM Joz pada 21 MHz CW dan YD1GCL/ YD1MRI pada 18 MHz RTTY dan sesekali Ito-San pada 6 meter band CW.

“Ayo semangat… masa kalah sama Le Kucit” kata YB0AZ di message board

Isrirahat, sementara menunggu giliran band yang terbuka.

Siang ini tim tehnis melaksanakan beberapa penyesuaian pada antenna dan kami melaksanakan shalat Jum’at bersama teman-teman Marinir dan Polisi. Bertindak selaku Khatib dan Imam adalah Bapak Nasihin.

Turun dari shalat Jum’at kami makan siang dengan menu Nasi + Sup macaroni wortel kentang, ikan goreng dan sambel goreng kering kentang + kerupuk.

Propagasi hari ini masih belum bersahabat. Masih on n off. Namun demikian seluruh band tetap dicoba oleh para operator secara bergantian.

Ito-san hari ini sedang beruntung. Dapat berkomunikasi dengan teman-temannya di Jepang pada 50 MHz CW dan juga 24 MHz SSB.

MHz           14:00        15:00         16:00         17:00 -

3.5 CW      —               —               —               —

7    CW      —               —               —               —

10  CW      —              —               —               —

14  CW      —               YB1KAR   =                 YD1XUH

18  CW      YB0ECT   —               —               YB0ECT

21  SSB    YD1JZ      =                 =                 —

24  CW      YC1KAF   =                 YB0TSU   —

24  SSB    —               —               JA1PBV    YB0AZ

28  CW      YB1CCF  —               —               —

28  SSB    —               —               YB0JS      —

28 RTTY   —               —               —               YD1GCL

50  CW      YB1MH     JA1PBV    —               —

OM Ronny, YB9WR dkk juga beruntung mendapatkan tangkapan ikan Baracuda dan beberapa ikan Tenggiri dengan berat antara 20 – 30 Kg.

Malam ini kami makan hasil tangkapan ikan OM Ronny cs. + Mie goreng dan acar timun – wortel.

Usai makan malam, sekitar pukul 21:00 WIT, propagasi membaik. Hampir seluruh band bekerja dengan baik utamanya 21 MHz SSB by YB0JS, 14 MHz SSB by PD9DX. Juga CW section pada 7 MHz by YD1XUH, 18 MHz, 3.5 MHz by YB1KAR dan 24 MHz byYB1CCF. Tidak ketinggalan RTTY by YD1GCL.

Kondisi ini berlangsung sampai dengan dini hari. Temperatur 29°C dengan kelembaban 78%.

D+2 – Kamis 24 Oktober 2013

Day D+2, Kamis, 24/10/2013

Pagi ini kami melepas keberangkatan teman-teman Marinir yang akan kembali ke Kesatrian Cilandak, Jakarta. Berpisah dengan Lettu Tam Yasin Hehanusa, Sersan Yudi dkk yang baru kami kenal dua hari namun terasa sangat dekat. Itulah yang membuat kita sama beratnya dengan para penduduk yang telah enam bulan bersamanya melepas kepergian mereka.

Sampai dengan pukul 18:00 WIT perolehan YB9Y hari ini adalah 7.632 QSO.

Hal menarik yang perlu dicatat adalah bahwa segera antenna 160 meter band siap, YB1KAR langsung membukukan 89 QSO pada mode CW.

Demikian pula halnya dengan 80 meter band yang mencapai 200 QSO dan RTTY yang bertambah dari 2 QSO (28 MHz) pada pukul 18:00WIT hari sebelumnya menjadi 49 dan 3 masing-masing pada 14 dan 28 MHz. Thanks to YD1MRI dkk yang dengan sabar melayani RTTY section.

Jam 09:30 WIT, bertepatan dengan jam istirahat anak-anak sekolah, kami melaksanakan bhakti sosial dengan menggambar bersama adik-adik pelajar SDN Kecil Mapia dpp Kepala Sekolah Charles. Ada dua guru lainnya yang membantu beliau mengasuh sekitar 20 anak yang dibagi menjadi dua kelas.

Selama satu jam kami diberi kesempatan untuk bersama adik-adik menyanyi dan menggambar dengan menggunakan buku gambar dan spidol kecil 12 warna yang dibawa dari Jakarta. Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan crayon, buku gambar,  buku-buku bacaan anak-anak dan buku pelajaran keterampilan yang berguna juga bagi orang dewasa. Harapannya buku-buku tersebut dapat mengisi perpustakaan sekolah dan menambah wawasan anak-anak SDN Kecil Mapia.

Siang ini, seperti halnya tadi malam, kami mempunyai kegiatan ekstra yaitu menghubungkan antara teknisi kontraktor Telkomsel dengan kantor pusatnya di Jakarta karena telepon satelit yang dibawanya tidak berfungsi. Sejak tadi malam kami dari YB9Y menyampaikan perkembangan pemasangan peralatan yang tertinggal (sejak 2012) dan dari YB0ZZ di kantor Radio 103.4 DFM Jakarta arahan untuk setting modem dan satelit diberikan sehingga ‘on’.

Siang ini, untuk pertama kalinya warga Kepulauan Mapia, khususnya yang berada di Pulau Brass dapat menikmati layanan Telkomsel. Ketika kami mengunjungi Pos Polisi dan Rumah Kepala Desa pada sore harinya, di mana-mana kami melihat warga masyarakat mencoba hand phone yang dimilikinya. Biasanya HP tersbut hanya digunakan ketika mereka berada di Biak dan sekitar Tanjung Sipora.

Sampai dengan pukul 24:00 WIT, seluruh operator secara bergantian melayani 9 band yang diharapkan aktif.

MHz           21:00        23:00         23:30         24:00 -

3.5 CW      YC1KAF   —               —               —

7    CW      YB1KAR  =                 =                 —

10  CW      YD1XUH =                 =                 —

14  SSB    PD9DX     YB1GJS   PD9DX     YB0AZ, PD9DX, YC1CWK

18  SSB    YB0JS      =                 —               —

21  CW      YB0ECT   —               —               —

24  CW      YC1KAF   —               —               —

28  CW      YB1CCF  —               —               —

50  CW      YB1MH     JA1PBV    —               —

Namun tampaknya hanya sebagian saja yang kondisi propagasinya memungkinkan untuk bekerja. Menjelang tengah malam, hanya tiga band yang dapat digunakan, yaitu 7, 10 dan 14.

Temperatur 28°C dengan kelembaban 84%.

Menu hari ini:

Pagi : Nasi Goreng dengan sambal goreng kering kentang

Siang: Nasi + Sayur buncis, Ikan goreng tepung dan kerupuk.

Malam: Nasi + Sayur Pakis, Ikan goreng dan kerupuk. + Extra fooding: Bubur kacang hijau.